Utamakan Pembenahan Mental Pemain
Pelatih Mahesa Jenar Hanafing menginstruksikan anak-anak asuhannya menjaga profesionalisme dan nama besar PSIS.
Bukan taktik dan strategi jitu yang jadi perhatian Hanafing di laga tersebut, tapi justru pembenahan mental pemain lah yang dipandang sangat penting. Mengingat kekalahan telak 0-10 dari Persidafon lalu sangat mempengaruhi kepercayaan diri Cristiano Lopes dan kawan-kawan.
"Secara umum, taktik dan strategi sudah disiapkan saat di Semarang lalu. Yang penting bagi tim sat ini adalah mengangkat kembali kepercayaan diri serta meningkatkan semangat dan motivasi pemain. Itu yang diperlukan di pertandingan lawan GU besok," terang Hanafing.
Mantan pelatih PSM Makassar itu ingin melihat kondisi anak-anak asuhannya terlebih dulu sebelum menentukan komposisi pemain yang akan diterjunkan melawan tim besutan Sasi Kirono. Hanya pemain yang siap, baik mental maupun stamina lah yang akan dimainkan.
Selain itu, dia juga akan mempertimbangkan ada atau tidaknya semangat serta motivasi pemain. Hanafing tidak ingin Cristiano Lopes dan kawan-kawan bermain seperti saat melawan Persidafon yang tanpa daya dan tenaga. "Sudah ada gambaran komposisi pemain. Namun, itu akan dilihat sampai besok pagi. Pemain yang punya motivasi dan nyali lah yang akan saya mainkan," tegas mantan pemain Mitra Surabaya itu.
Di laga lawan GU sore ini, lima pemain dipastikan tidak bisa memperkuat PSIS. Mereka adalah Basuki Setyabudi, Idrus Gunawan, Denny Rumba, Miro Baldo Bento, dan Safri Umri. Mereka cedera sehingga dipulangkan pada Senin (29/3) siang.
Praktis dengan dipulangkannya mereka, komposisi pemain yang akan diturunkan di partai terakhir tersebut berubah. Lini belakang akan diperkuat oleh Heri Susilo, Eko Pujianto, dan pemain muda Taufik Salafudin. Sektor sayap kiri yang ditinggalkan Rumba akan diisi oleh Yaris Riyadi, Tommy Oropka, atau Awang Tuherdias. Sayap kanan akan tetap dipercayakan kepada Iwan HW.
Pemain yang disiapkan sebagai gelandang adalah Gustavo Chena, Sunarso, Bruno Zandonadi, atau Tommy. Imral Usman dikembalikan ke posisi striker bersama Cristiano Lopes. "Lima pemain dipulangkan ke Semarang karena cedera. Beberapa pemain muda kami persiapkan di laga terakhir ini," kata asisten pelatih M Dofir.
Karyawan PDAM Kota Semarang itu menyatakan kualitas pemain GU dan PSIS tidak ada perbedaan yang mencolok. Hanya, saat ini tuan rumah lebih diuntungkan usai menang telak 4-1 dari PPSM Sakti Magelang. Kepercayaan diri anak-anak asuhan Sasi Kirono lebih tinggi. Sebaliknya, kondisi Lopes dan kawan-kawan terpuruk setelah kalah 0-10 dari Persidafon.
"Saat ini yang penting mengembalikan kepercayaan dan motivasi pemain. Soal teknik, sudah tidak ada masalah di pertandingan itu," ujar Dofir.
"Meski berat, tapi di laga terakhir ini kami ingin menorehkan hasil memuaskan. Kami akan berusaha memenangkan laga tersebut," tandasnya.
Comments (0)
Posting Komentar